Menurut
John Hawkins penemu istilah ekonomi kreatif dalam bukunya The Creative
Economy: How People Make Money from Ideas, ekonomi kreatif diartikan
sebagai kreasi yang bernilai dan merupakan hasil dari ide.
Ekonomi
dan industri kreatif saling berkaitan satu sama lain, ekonomi kreatif diartikan
sebagai proses pembuatan karya atau jasa sedangkan industri kreatif diartikan sebagai
kegiatan bisnisnya.
Karya
yang dihasilkan berupa kuliner, fashion, TV dan radio, penerbitan,
arsitektur, aplikasi dan games developer, periklanan, musik, fotografi,
film, animasi, video, seni pertunjukkan, desain produk, seni rupa, desain
interior, desain komunikasi visual dan masih banyak lagi.
Kontribusi Industri Kreatif di Indonesia
Melansir
dari GreatDay HR, industri kreatif di Indonesia semakin berkembang setiap
tahunnya. Berdasarkan data dari OPUS Ekonomi Kreatif 2020, sektor ekonomi
kreatif menyumbang sebesar Rp1.211 triliun kepada Produk Domestik Bruto (PDB)
nasional yang pada tahun sebelumnya (2019) hanya menyumbang sebesar Rp1.105
triliun.
Hal
ini menunjukkan bahwa industri kreatif ikut berkontribusi dalam perekonomian
negara Indonesia dan juga dapat bersaing dengan negara lain untuk terus
berinovasi dalam penemuan untuk kedepannya dapat dinikmati oleh setiap
kalangan.
Faktor yang Mempengaruhi Berkembangnya Industri Kreatif
Seperti
yang sudah dibahas sebelumnya bahwa industri ini terus-menerus berkembang
setiap tahunnya, lantas apa yang membuat industri ini terus-menerus menunjukkan
perkembangannya setiap tahun?
1. Kreativitas
Kreativitas
manusia yang tiada batasnya inilah yang membuat manusia tidak pernah puas untuk
mencari kreativitasnya sendiri dan menuangkannya di secarik kertas, kanvas, dan
tembok yang digambarkan secara abstrak.
2. Kemajuan Teknologi
Kemajuan
teknologi yang serba digital ini ikut mendorong berkembang industri kreatif dengan
muncul aplikasi canggih yang memudahkan kita untuk berinovasi.
3. Media Sosial
Media
sosial menjadi salah satu sarana untuk membagikan dan mempromosikan karya yang
telah kita buat dan kita sering melihat karya seni di postingan yang indah
tersebut berkat industri kreatif.
Pekerjaan dalam Industri Kreatif
Pekerjaan
di bidang ini berkembang seiring dengan kemajuan teknologi digital dan media
sosial ikut menyumbang dalam memajukan industri kreatif. Bahkan pekerjaan yang dulunya
dianggap tabu menjadi peluang bisnis saat ini seperti gamers, content
creator, youtuber dan lain-lain.
Mengutip
dari Glints terdapat 12 jenis pekerjaan di bidang industri kreatif, yaitu:
1. Desainer Grafis
 |
| Gambar: pixabay.com/geralt |
Sering
bertanya-tanya kenapa setiap perusahaan, toko, dan kafe harus punya logo?
Kenapa di jalanan selalu ada baliho? Dan bagaimana tampilan sebuah website bisa
sebagus itu?
Semua
itu ada dalam desain grafis yang
membahas tentang bagaimana komunikasi visual dapat menarik minat konsumen untuk
membeli produk atau jasa. Desain grafis cocok untuk kamu yang suka menggambar,
melukis, dan segala macam bentuk visual lainnya. Gaji perbulan bisa mencapai
Rp5.300.000.
2. Art Director
 |
| Gambar: unsplash.com/Sam Moghadam Khamseh |
Ibarat sutradara yang mengatur jalannya
suatu film, art director mengatur jalannya suatu desain agar berjalan
dengan baik seperti memastikan iklan sampo sesuai dengan yang diharapkan dan
menjadi jembatan antara klien dan tim kreatif untuk mengetahui selera klien dan
dapat mengkomunikasikannya kepada tim kreatif sesuai dengan keinginan klien. Gaji
perbulan bisa mencapai Rp6.000.000.
3. Creative Director
 |
| Gambar: pixabay.com/mohamed_hassan |
Pekerjaan ini berfokus pada memastikan hasil
akhir dari suatu karya sesuai dengan yang direncanakan oleh klien seperti
apakah sudah sesuai dengan arahan dan keinginan klien? Apa yang kurang dari
desain tersebut? dan lain-lain serta pekerjaannya cenderung lebih ke arah
eksekutif. Gaji perbulan bisa mencapai Rp10.600.000.
4. Copywriter
 |
| Gambar: pxhere.com/Markus Winkler |
Pekerjaan
ini berfokus pada pembuatan naskah berupa tulisan yang menarik untuk periklanan
dan promosi. Sering kita dengar atau lihat bahwa kata-kata dalam naskah
tersebut harus singkat, padat, jelas, sekaligus menarik perhatian klien dan
gaji perbulan bisa mencapai Rp5.000.000.
5. Penulis (Content Writer)
 |
| Gambar: pexels.com/Judit Peter |
Tertarik
untuk membuat artikel, buku, novel, dan karya tulis lainnya? Pekerjaan ini cocok
untuk kamu yang ingin menggeluti pekerjaan tersebut dan gaji perbulan bisa
mencapai Rp5.000.000.
6. Content Creator
 |
| Gambar: unsplash.com/Jenny Ueberberg |
Orang
yang punya kewajiban untuk membuat konten di berbagai media digital dan
tentunya perlu riset yang panjang untuk menentukan konten yang pas sesuai
dengan situasi yang ada. Gaji perbulan bisa mencapai Rp5.000.000.
7. Penyiar Radio
 |
| Gambar: pexels.com/Marina Agrelo |
Suara
yang biasa terdengar di radio di pagi hari yang biasa memberikan berita atau
informasi serta musik dan wawancara mengenai beragam tokoh dan musisi. Cocok
bagi kamu yang punya skill komunikasi yang baik. Gaji perbulan bisa mencapai
Rp5.200.000.
8. Sound Engineer
 |
| Gambar: unsplash.com/ThisisEngineering RAEng |
Pekerjaan
ini berfokus pada mengedit suara yang ada menjadi musik yang dapat dinikmati
oleh khalayak luas. Gaji perbulan bisa mencapai Rp6.400.000.
9. Voice Over Artist
 |
| Gambar: pexels.com/Dmitry Demidov |
Pekerjaan
ini yang biasa muncul suara pemeran dalam periklanan, film, atau kartun untuk membuat
suara sesuai dengan karakter yang diinginkan. Gaji perbulan bisa mencapai Rp5.500.000.
10. Foley Artist
 |
| Gambar: Wikimedia commons/Wyne Theingi Zaw |
Pekerjaan
ini akan membuat suara menjadi lebih realistis mirip aslinya seperti suara
hujan, suara kucing, dan sebagainya. Gaji perbulan bisa mencapai Rp5.500.000.
11. Desainer Fashion
 |
| Gambar: unsplash.com/Junior REIS |
Busana
yang semakin banyak digemari karena keindahan menjadi tugas bagi desainer fashion
untuk menambah koleksi dari keindahan dari busana itu sendiri. Gaji perbulan
bisa mencapai Rp5.400.000.
12. Animator
 |
| Gambar: unsplash.com/Sarath P Raj |
Dari
gambar yang dibuat menjadi animasi untuk dijadikan tontonan seperti film,
anime, serial TV dan lain-lain. Gaji
perbulan bisa mencapai Rp4.700.000.
Industri
kreatif menjadi salah satu alternatif bagi anak muda untuk mendapatkan
penghasilan dengan berbagai sektor yang sesuai dengan minat masing-masing
individu dan selama industri ini berkembang maka pasarnya juga akan semakin
besar.
Sumber:
Comments